
Riwayat Pendidikan Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Dirudal Israel AS (Foto: Andolu)
JAKARTA - Riwayat pendidikan Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang tewas dirudal Israel AS. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, resmi dinyatakan tewas dalam serangan militer gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat, demikian diumumkan oleh media pemerintah Iran, termasuk IRNA. Pemerintah Iran menyatakan Khamenei “gugur sebagai syahid” dan menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya kepada negara dan revolusi Iran.
Ali Khamenei merupakan Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, setelah wafatnya pendahulunya, Ruhollah Khomeini. Lahir pada 19 April 1939 di Mashhad, Provinsi Khorasan, Khamenei dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam sejarah Republik Islam Iran.
Pendidikan Awal
Ali Khamenei dibesarkan dalam keluarga yang menekankan pendidikan agama. Ayahnya, Sayyed Javad Khamenei, adalah seorang ulama yang menanamkan nilai ilmu pengetahuan dan keagamaan sejak dini. Ia mulai belajar huruf Arab dan Al-Qur’an pada usia sekitar empat tahun di maktab tradisional, kemudian pindah ke sekolah Islam modern.
Pendalaman Studi Islam
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Khamenei melanjutkan studi di seminari teologi di Mashhad. Di sana ia belajar berbagai disiplin keilmuan Islam seperti:
- Fiqh (hukum Islam)
- Logika
- Filsafat
Ia menyelesaikan kurikulum tingkat menengah dalam waktu relatif singkat dibanding tradisi setempat.
Studi Lanjut di Najaf dan Qom
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya


















































