Status Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Awas, Tercatat 97 Kali Gempa Vulkanik

1 day ago 5

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 04 Januari 2026 |14:36 WIB

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Awas, Tercatat 97 Kali Gempa Vulkanik

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Awas, Tercatat 97 Kali Gempa Vulkanik

JAKARTA -  Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, masih menunjukkan kondisi yang relatif tinggi seiring meningkatnya aktivitas kegempaan dan indikasi suplai magma baru. Status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada level IV atau awas.

Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengatakan bahwa dari pemantauan secara visual menunjukkan Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas sedang.

‘’Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara, timur laut dan barat daya. Suhu udara sekitar 21-31°C,’’ujar Lana, Minggu (4/1/2026).

Data kegempaan dari tanggal 2-3 Januari 2026 hingga pukul 12.00 WITA, yaitu 45 kali Tremor Non Harmonik, 1 kali Gempa Low Frequency, 97 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, 6 kali Gempa Tektonik Jauh.

“Terjadi kenaikan signifikan pada gempa vulkanik dalam sejak 31 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 jumlah gempa ini masih tinggi, namun erupsi belum terjadi. Erupsi terakhir Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi pada 18 Oktober 2025 pukul 00.44 WITA,” bebernya.

Dia menambahkan, terdapat indikasi hambatan pada saluran magma (conduit) yang menghalangi material untuk naik ke permukaan. Kondisi ini dapat mengarah kemungkinan terjadinya pelepasan energi dalam bentuk erupsi apabila tekanan terus meningkat.

Selain itu, aktivitas Gempa Vulkanik Dalam di Gunung Lewotobi Laki-laki diketahui sangat berpengaruh terhadap tinggi kolom erupsi yang dapat terjadi. Tidak teramati adanya kubah lava baru atau aliran lava baru di area kawah berdasarkan citra drone tanggal 5 Desember 2025.

Lana membeberkan bahwa hembusan asap putih tipis hingga sedang masih teramati berasal dari kawah dan rekahan arah barat laut.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |