
Layvin Kurzawa dirumorkan jadi incaran Persib Bandung. (Foto: Instagram/kurzawa)
BANDUNG – Rumor panas kembali mengguncang bursa transfer Super League 2025-2026. Pasalnya Persib Bandung kini santer dikabarkan sedang menjalin negosiasi serius dengan mantan bek kiri Paris Saint-Germain (PSG) dan Timnas Prancis, Layvin Kurzawa.
Laporan dari jurnalis Prancis, Sebastien Denis melalui Foot Mercato, menyebutkan pemain berusia 33 tahun itu sedang dalam tahap pembicaraan lanjutan untuk merapat ke Asia Tenggara. Berstatus tanpa klub setelah kontrak pendeknya di Boavista berakhir, Kurzawa diproyeksikan menjadi rekrutan mewah untuk memperkuat citra Maung Bandung di level Asia.
Namun, satu hal yang menjadi sorotan utama adalah perbandingan gajinya yang sangat jomplang.
1. Gaji Sultan di PSG
Menengok rekam jejaknya di PSG, Layvin Kurzawa memiliki catatan gaji yang bisa membuat klub mana pun di Indonesia geleng-geleng kepala. Melansir data dari Capology dan Salary Sports, pada masa keemasannya, Kurzawa menerima upah sebesar 104 ribu poundsterling atau sekira Rp2,3 miliar per pekan. Bahkan di musim terakhirnya bersama raksasa Prancis tersebut (2024), meski minim menit bermain, ia tetap mengantongi sekira Rp2 miliar per minggu.
Layvin Kurzawa. (Foto: Instagram/kurzawa)
Media Prancis L’Equipe bahkan sempat menyindirnya sebagai pemain yang sulit dilepas karena enggan memotong gaji besarnya. Hal ini terbukti saat ia menolak tawaran dari Lazio dan Lyon demi mempertahankan nilai kontraknya yang selangit di Paris.
Bahkan saat dipinjamkan ke Fulham pada 2023, gajinya masih menyentuh angka Rp78 miliar per tahun, dengan sebagian beban tetap ditanggung oleh PSG.













































