Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 20 Januari 2026 |19:21 WIB

Ini Hasil Lengkap Pertemuan AHY dan Purbaya: Bahas Utang Whoosh hingga Ancaman Jakarta Tenggelam (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan hasil pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (20/1/2026). Pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut memfokuskan pembahasan pada percepatan proyek infrastruktur vital dan penanganan dampak bencana.
AHY merinci empat poin utama yang menjadi prioritas dalam koordinasi tersebut yakni rehabilitasi pascabencana di Sumatera, restrukturisasi finansial Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC), proyek pengamanan Pantai Utara (Pantura) Jawa serta akselerasi program perumahan rakyat.
Terkait pemulihan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, Menkeu Purbaya memberikan jaminan ketersediaan anggaran untuk rekonstruksi infrastruktur dasar dan hunian warga.
"Karena prinsipnya kementerian keuangan tadi disampaikan oleh Pak Purbaya, prinsipnya akan siap untuk memberikan dukungan dari sisi keuangan, apalagi untuk segera menanggulangi kerusakan infrastruktur dan juga rumah-rumah yang tadi saya sampaikan," ujar AHY usai pertemuan.
Selain itu, kedua menteri juga membahas skema pembiayaan untuk target renovasi dan pembangunan rumah rakyat yang direncanakan akan meningkat signifikan pada periode ini.
Mengenai keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, AHY mengungkapkan adanya langkah pembentukan Komite Nasional Kereta Cepat.
Komite ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan antar-kementerian guna mempercepat restrukturisasi keuangan sekaligus menyiapkan payung hukum bagi pengembangan kereta cepat di wilayah lain.
"Karena ini juga penting untuk bisa mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis. Yang kedua kita juga sedang mengusung bisa dikatakan peraturan pemerintah yang bisa mengayomi bukan hanya kereta cepat Jakarta-Bandung tapi seluruh wilayah lainnya," jelasnya.














































