Radarsampit.com – Balapan Moto3 Grand Prix Jerman 2026 menghadirkan pertarungan sengit hingga tikungan terakhir. Dalam lomba yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (11/7/2026), pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, sukses merebut kemenangan setelah mengalahkan kompatriotnya, Máximo Quiles, dengan selisih waktu yang sangat tipis.
Pada hasil Moto3 Jerman 2026, Uriarte hanya unggul 0,063 detik atas Quiles. Kemenangan tersebut menjadi raihan keduanya musim ini sekaligus membuktikan kemampuannya memanfaatkan pole position menjadi hasil maksimal.
Sejak lampu start padam, Uriarte langsung mempertahankan posisi terdepan. Sementara itu, Hakim Danish sempat tampil mengejutkan dengan menyalip ke posisi kedua sebelum akhirnya kembali disalip Marco Morelli. Di belakang rombongan depan, Máximo Quiles perlahan memperbaiki posisi setelah sempat kehilangan tempat pada awal balapan.
Memanfaatkan kecepatan motornya, Uriarte mampu membuka jarak hampir tujuh persepuluh detik dari para pesaing pada lap-lap awal. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Quiles terus meningkatkan ritme dan secara perlahan memangkas selisih waktu.
Persaingan di kelompok depan semakin menarik ketika lima pembalap mulai memisahkan diri dari rombongan besar. Selain Uriarte dan Quiles, Marco Morelli, Rico Salmela, serta Alvaro Carpe ikut terlibat dalam perebutan podium.
Di tengah sengitnya persaingan, balapan beberapa kali diwarnai insiden kecelakaan. Salah satu insiden cukup serius melibatkan Valentín Perrone dalam tabrakan beruntun yang juga menyeret Marcos Uriarte, Joel Kelso, dan Nicola Carraro. Tidak lama berselang, Casey O’Gorman dan Scott Ogden juga mengalami kecelakaan sehingga gagal melanjutkan persaingan secara maksimal.
Memasuki pertengahan lomba, duel perebutan kemenangan praktis hanya menyisakan Brian Uriarte dan Máximo Quiles. Keduanya meninggalkan pembalap lain dengan selisih cukup jauh, sementara perebutan posisi ketiga berlangsung antara Morelli, Salmela, dan Matteo Bertelle.
Situasi semakin menegangkan ketika Joel Esteban dan Adrián Cruces mengalami kecelakaan cukup keras di Tikungan 13. Keduanya tetap sadar setelah insiden tersebut, namun harus mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut karena mengalami keluhan fisik.
Di barisan terdepan, Uriarte terus menjaga keunggulan tipis sekitar tiga persepuluh detik. Quiles tidak pernah membiarkan lawannya menjauh dan beberapa kali mencoba melakukan manuver menyalip.
Tiga lap menjelang finis, pemimpin klasemen sementara Moto3 itu akhirnya berhasil merebut posisi pertama. Namun keunggulan tersebut belum cukup aman karena Uriarte terus memberikan tekanan hingga lap terakhir.
Pada putaran penentuan, Quiles sempat memimpin sebagian besar lap. Namun sebuah kesalahan kecil membuat Uriarte mendapatkan celah untuk kembali mengambil alih posisi pertama beberapa tikungan sebelum garis finis.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh pembalap KTM tersebut. Uriarte mampu mempertahankan posisinya hingga bendera finis berkibar dan memastikan kemenangan dramatis dengan margin hanya 63 milidetik.
Pertarungan sengit juga terjadi dalam perebutan podium terakhir. Matteo Bertelle berhasil mengungguli Marco Morelli dengan selisih hanya 0,007 detik. Rico Salmela menyusul di posisi kelima setelah tampil konsisten sepanjang balapan.
Sementara itu, Alvaro Carpe yang sempat bersaing di rombongan depan harus puas mengakhiri lomba di posisi ke-11 setelah kehilangan beberapa posisi akibat melakukan penyelamatan saat motornya hampir terjatuh.
Halaman: 1 2

















































