Radarsampit.com – Persaingan MotoGP Aragon 2026 semakin memanas setelah sesi practice menyajikan kejutan di posisi teratas. Marco Bezzecchi berhasil mencatatkan rekor baru Sirkuit MotorLand Aragon sekaligus merebut posisi pertama dari Marc Marquez.
Hasil tersebut membuat jadwal Sprint Race MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu penggemar balap motor. Balapan sprint dijadwalkan berlangsung Sabtu (29/8) malam waktu Indonesia.
Bezzecchi tampil impresif dengan catatan waktu 1 menit 45,455 detik. Torehan tersebut hanya unggul 0,038 detik dari Marc Marquez yang sebelumnya sempat mencetak rekor baru dengan waktu 1 menit 45,493 detik.
Marquez sejatinya tampil sangat kuat. Pembalap Ducati tersebut berhasil mematahkan rekor sebelumnya yang juga menjadi miliknya, yakni 1 menit 45,704 detik. Namun, Bezzecchi memberikan respons pada percobaan terakhir dan menggeser sang juara dunia dari puncak.
Marc Marquez Sempat Memimpin
Sesi berlangsung dalam kondisi cuaca yang mendukung. Temperatur udara berada di kisaran 26 derajat Celsius, sedangkan permukaan lintasan mencapai sekitar 49 derajat Celsius.
Persaingan langsung berlangsung sejak awal. Jorge Martin dan Jack Miller bahkan sudah mampu mencatat waktu di kisaran 1 menit 47 detik pada menit-menit pertama.
Pedro Acosta kemudian menjadi pembalap pertama yang menembus 1 menit 46 detik. Ia mencatat 1:46,912 sebelum Marc Marquez datang dengan lap yang lebih cepat.
Marquez membukukan 1:46,320 dan langsung mengambil alih posisi teratas. Bezzecchi, Fermin Aldeguer, serta Fabio Di Giannantonio juga memperlihatkan kecepatan yang menjanjikan.
Bezzecchi bahkan sempat mendekati catatan Marquez dengan selisih hanya 0,039 detik sebelum kembali ke garasi untuk mempersiapkan percobaan berikutnya.
Sementara itu, Martin sempat mengalami momen menegangkan di Tikungan 12. Pembalap Aprilia tersebut terlambat melakukan pengereman sehingga harus melebar dan melewati jalur keluar lintasan. Beruntung, Martin dapat kembali ke trek tanpa mengalami masalah serius.
Persaingan Makin Sengit di Menit Akhir
Memasuki fase akhir sesi, para pembalap mulai menggunakan ban lunak untuk mengejar catatan waktu terbaik. Aldeguer menjadi salah satu pembalap yang lebih dulu melancarkan serangan.
Hasilnya cukup mengejutkan. Aldeguer berhasil memimpin sekaligus menjadi pembalap pertama yang turun di bawah 1 menit 46 detik.
Acosta kemudian memberikan jawaban dan menempati posisi kedua. Di belakangnya, Bezzecchi dan Marquez masih menyimpan peluang untuk memperbaiki catatan.
Upaya Jack Miller justru berakhir dengan kecelakaan di Tikungan 2. Pembalap tersebut tidak mengalami cedera dan kembali ke garasi. Sejumlah pembalap juga harus berhati-hati karena beberapa percobaan mereka terganggu kibaran bendera kuning.
Drama terbesar kemudian terjadi menjelang sesi berakhir.
Marquez melesat dengan catatan 1:45,493. Waktu tersebut sekaligus memecahkan rekor lintasan dan menempatkannya di posisi pertama.
Namun, Bezzecchi belum menyerah. Pembalap Aprilia itu tampil luar biasa pada sektor terakhir dan akhirnya mencatat waktu 1:45,455.
Selisih 0,038 detik cukup untuk menggeser Marquez dari posisi teratas sekaligus mengklaim rekor baru MotorLand Aragon.
Alex Marquez finis di posisi kedua dengan selisih hanya sekitar satu detik per seratus dari Bezzecchi. Hasil tersebut membuat dua bersaudara, Marc dan Alex Marquez, kembali menjadi sorotan di papan atas, dengan Bezzecchi berada di antara keduanya dalam persaingan catatan waktu.
Di belakang mereka terdapat Di Giannantonio, Aldeguer, dan Raul Fernandez. Jorge Martin harus puas berada di posisi ketujuh, disusul Pedro Acosta dan Franco Morbidelli.
Halaman: 1 2

















































