Kotawaringin Barat, radarsampit.com – Dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (10/9), PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bumiharjo memperkuat komitmen dalam menjaga kestabilan rantai pasok dan kelancaran arus logistik di Kabupaten Kotawaringin Barat. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan sinergi strategis dengan para pengguna jasa, mitra kerja, dan pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Kumai.
Bagi TPK Bumiharjo, Harpelnas menjadi momentum untuk mendengarkan langsung masukan dan kebutuhan pengguna jasa serta mitra kerja. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran layanan dan distribusi logistik di Pelabuhan Kumai.
Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menyampaikan bahwa TPK Bumiharjo memiliki peran sentral dalam mendukung aktivitas bongkar muat dan distribusi barang logistik melalui Pelabuhan Bumiharjo-Kumai.
“Kelancaran operasional di dalam terminal tidak hanya berdampak pada indikator kinerja pelabuhan, tetapi merupakan urat nadi yang memastikan arus barang dan kebutuhan esensial masyarakat bergerak secara efektif dan berkesinambungan. Oleh karena itu, sinergi dengan seluruh pihak adalah mutlak,” ujar Fajar.
Peran sentral dan komitmen menjaga operasional tersebut tecermin langsung dari kinerja positif perusahaan. Tercatat, arus peti kemas di TPK Bumiharjo telah mencapai 30.626 TEUs, mengalami peningkatan lebih dari 6% dibandingkan capaian pada tahun 2025 yang berada di angka 28.846 TEUs. Tren positif ini sekaligus menjadi indikator menggeliatnya aktivitas perdagangan dan ekonomi di wilayah Kotawaringin Barat.
Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo PT Pelindo Terminal Petikemas Akhmad Fajar menyerahkan cenderamata secara simbolis kepada Ketua DPC INSA Kotawaringin Barat Majekur Arajak dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026.
Langkah proaktif Pelindo ini mendapat apresiasi dari para pelaku industri pelayaran dan tenaga kerja pelabuhan. Ketua DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kotawaringin Barat, Majekur Arajak, menilai hubungan kemitraan yang transparan sangat krusial dalam menghadapi dinamika logistik di lapangan.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin baik dengan TPK Bumiharjo. Melalui momentum Hari Pelanggan ini, kami berharap komunikasi yang solid dapat terus dipertahankan, sehingga berbagai tantangan operasional di lapangan dapat diselesaikan bersama-sama demi mewujudkan ekosistem logistik yang semakin efisien,” ungkap Majekur.
Sebagai penyedia layanan, TPK Bumiharjo juga bersikap terbuka terhadap masukan dari pelanggan. Pimpinan Temas Shipping Kumai, Willy Octora Rahu, selaku perwakilan pelayaran petikemas, menekankan pentingnya keandalan infrastruktur.
“Kami berharap TPK Bumiharjo terus menjaga dan meningkatkan kesiapan fasilitas serta peralatan bongkar muat, sehingga Service Level Agreement (SLA) kepada pengguna jasa dapat terus optimal dan memberikan nilai tambah bagi efisiensi pelayaran,” kata Willy.
Menanggapi hal tersebut, manajemen Pelindo Terminal Petikemas memastikan bahwa masukan dari pelanggan akan menjadi landasan utama dalam evaluasi dan peningkatan kualitas layanan (continuous improvement). Perusahaan menyadari bahwa pelayanan prima (service excellence) lahir dari kesiapan operasional yang dibarengi dengan komunikasi terbuka di seluruh lini ekosistem logistik.
Sejalan dengan semangat Harpelnas 2026, “Melayani dengan Hati, Mempererat Sinergi, Menguatkan Ekosistem Logistik,” Pelindo Terminal Petikemas optimistis penguatan sinergi dan integrasi ekosistem logistik dapat terus mendorong pertumbuhan perdagangan serta distribusi barang di Kotawaringin Barat. Pada akhirnya, konektivitas logistik yang semakin kuat diharapkan mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (fan/*)
















































