Penajam Paser Utara — Warga Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengeluhkan kondisi akses jalan penghubung antara Desa Semoi Satu dan Desa Semoi Dua yang mengalami kerusakan parah. Kerusakan tersebut telah berlangsung cukup lama dan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak sekolah, tenaga pendidik, petani, pedagang, hingga masyarakat umum. Selain sebagai penghubung antar desa, jalan ini juga menjadi jalur tercepat menuju wilayah Sepaku, jalur alternatif saat terjadi kemacetan di jalan poros, akses menuju objek wisata Goa Tapak Raja, serta jalur utama masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Salah satu warga Desa Semoi Dua, Indah Haryati, mengatakan kondisi jalan yang rusak sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Menurutnya, kerusakan jalan menyebabkan aktivitas warga terhambat dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan.
“Kondisi jalan ini sudah berlangsung lama. Kami sangat berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan perbaikan. Akses jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap pertanian, pariwisata, dan perekonomian warga, ” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Warga juga menyoroti aspek keselamatan pengguna jalan. Kerusakan jalan dinilai sangat berbahaya, khususnya bagi pengendara roda dua dan anak-anak sekolah yang melintas setiap hari.
Ironisnya, Desa Semoi Dua berada di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang merupakan proyek strategis nasional. Masyarakat berharap keberadaan desa mereka di wilayah tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya dalam penyediaan dan perbaikan infrastruktur dasar.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan untuk memperbaiki akses jalan tersebut agar kembali layak digunakan demi kelancaran aktivitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, serta peningkatan kesejahteraan warga.
(Iwan)

3 days ago
2
















































