Radarsampit.com – Persaingan MotoGP memasuki fase yang semakin menarik. Performa para pembalap di setiap seri mulai memiliki arti besar terhadap perebutan gelar juara dunia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Marc Marquez yang perlahan berhasil memangkas jarak poin di klasemen.
Legenda MotoGP asal Italia, Max Biaggi, ikut memberikan pandangannya mengenai situasi tersebut. Saat menjadi tamu khusus GPOne di Red Bull Ring, Biaggi membahas berbagai hal yang terjadi pada sesi Jumat Grand Prix Austria. Mulai dari performa Pedro Acosta, kembalinya Ai Ogura, konsistensi Marco Bezzecchi, hingga kondisi Pecco Bagnaia.
Namun, perhatian Biaggi juga tertuju pada cara Marc Marquez menjalani persaingan musim ini. Menurut mantan pembalap tersebut, Marquez bukan tipe rider yang mengambil keputusan secara spontan. Setiap langkah yang dilakukan diyakini telah melalui pertimbangan matang.
Acosta Tampil Konsisten
Salah satu pembalap yang mencuri perhatian Biaggi di Austria adalah Pedro Acosta. Rider muda asal Spanyol itu menunjukkan kecepatan yang cukup menjanjikan sepanjang sesi latihan.
Bukan hanya cepat dalam satu putaran, Acosta juga mampu mempertahankan ritme yang kompetitif dalam durasi panjang. Konsistensi tersebut membuat Biaggi melihat peluang besar bagi pembalap KTM itu untuk bersaing di barisan depan.
Biaggi menilai Acosta telah menunjukkan perkembangan penting di Red Bull Ring. Jika performanya mampu dipertahankan hingga sesi berikutnya, peluang untuk tampil kompetitif semakin terbuka.
Menurut Biaggi, penampilan Acosta sejak pagi hingga sore menunjukkan konsistensi yang patut diperhitungkan. Ia bahkan melihat sang pembalap sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih posisi terdepan dalam kualifikasi.
Persaingan tentu belum selesai. Kondisi lintasan, strategi ban, serta perubahan setelan motor pada Sabtu dan Minggu dapat mengubah peta kekuatan. Namun, modal dari sesi Jumat menjadi bekal penting bagi Acosta.
Ogura Langsung Tancap Gas
Nama lain yang membuat Biaggi terkesan adalah Ai Ogura. Pembalap Jepang tersebut kembali ke lintasan setelah melewatkan dua seri akibat cedera.
Secara umum, pembalap yang baru kembali dari cedera biasanya membutuhkan waktu untuk mengembalikan feeling terhadap motor dan kondisi balapan. Namun, Ogura justru mampu langsung menunjukkan kecepatan.
Biaggi mengaku cukup terkejut melihat performa tersebut. Menurutnya, Ogura langsung tampil cepat sejak awal sehingga tidak terlihat seperti pembalap yang baru saja absen dari dua Grand Prix.
Kondisi itu sekaligus memperlihatkan potensi besar Ogura. Biaggi menyebut rider Jepang tersebut sebagai pembalap yang memiliki talenta.
Meski demikian, dua balapan yang terlewat tetap menjadi kerugian tersendiri. Dalam kejuaraan MotoGP yang sangat ketat, setiap poin bisa memiliki nilai penting ketika memasuki penghujung musim.
Bezzecchi Tetap Jaga Konsistensi
Marco Bezzecchi menghadapi Jumat yang tidak semulus Acosta. Pembalap Aprilia itu masih menghadapi sejumlah tantangan di Red Bull Ring, terutama ketika harus melakukan pengereman keras setelah melewati trek lurus yang panjang.
Karakter Red Bull Ring memang menuntut motor memiliki performa pengereman yang kuat. Pembalap harus mampu mengurangi kecepatan secara drastis sebelum memasuki tikungan.
Meski demikian, Bezzecchi tetap berhasil mengamankan tiket langsung menuju Q2. Bagi Biaggi, hasil tersebut menjadi hal penting dari sesi Jumat.
Biaggi juga menilai performa Bezzecchi secara keseluruhan masih cukup konsisten. Terlepas dari kesalahan yang terjadi di Misano, sang pembalap Aprilia disebut telah mengoleksi sejumlah hasil podium yang menunjukkan kestabilannya.


















































