Dulu Bertaruh Nyawa Sebrangi Sungai, Kini Warga Dusun Pakka Bernapas Lega Berkat Jembatan Gantung Baru

7 hours ago 3

BARRU - Senyum sumringah tak lepas dari wajah Muhammad Toaha, Kepala Desa Nepo. Rabu (4/3/2026) menjadi hari bersejarah bagi warganya di Dusun Pakka, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru. 

Setelah sekian lama dihantui rasa was-was setiap kali melintasi jembatan kayu yang rapuh, kini sebuah jembatan gantung kokoh resmi membentang di atas sungai.

Peresmian jembatan ini bukan sekadar seremoni infrastruktur biasa. Kehadiran Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama jajaran pejabat utama Polda Sulsel, Bupati, dan Wakil Bupati Barru, menunjukkan betapa strategisnya jalur ini bagi masyarakat di pelosok.

Dalam sambutannya yang emosional, Kades Nepo, Muhammad Toaha, mengungkapkan betapa vitalnya akses tersebut. Bagi Toaha, jembatan ini adalah harga mati untuk kelangsungan hidup hampir 200 kepala keluarga (KK) di wilayahnya.

"Ini bukan sekadar jembatan, tapi urat nadi kehidupan masyarakat kami. Selama ini, warga harus bertaruh risiko membawa hasil panen jagung dan padi ke pasar lewat jalur yang seadanya, " ungkap Toaha dengan nada bangga sekaligus haru.

Ia menceritakan betapa ngerinya kondisi sebelum jembatan ini dibangun. Dulu, warga hanya mengandalkan susunan kayu sederhana. 

Saat musim hujan tiba dan debit sungai meluap, kayu-kayu itu sering hanyut diterjang arus, mengisolasi warga, dan membahayakan nyawa anak-anak sekolah.

Pembangunan jembatan ini merupakan buah dari sinergi luar biasa. Selama 40 hari, personel Brimob Polda Sulsel bahu-membahu dengan prajurit TNI dan warga setempat di bawah koordinasi pemerintah desa.

Toaha mengapresiasi kerja keras para personel yang rela menembus jalur sulit yang hanya bisa dilalui sepeda motor untuk membawa material. Kini, manfaatnya langsung terasa:

  - Akses Pendidikan: Anak-anak SD kini bisa berangkat sekolah tanpa rasa takut terjatuh ke sungai.

  - Ekonomi Lokal: Distribusi hasil pertanian (padi dan jagung) jauh lebih lancar.

  - Logistik Strategis: Mendukung kelancaran distribusi kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Sebagai pimpinan desa, Muhammad Toaha berkomitmen untuk menjaga fasilitas ini bersama warga. Baginya, jembatan gantung ini adalah simbol kemenangan gotong royong atas keterbatasan akses yang selama ini membelenggu Dusun Pakka.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolda, Pemkab Barru, dan seluruh personel yang terlibat. Kini warga kami bisa tidur nyenyak meski hujan turun deras, karena akses mereka sudah aman dan kokoh, " tutup Toaha.

Dengan resminya jembatan ini, Dusun Pakka kini menatap masa depan yang lebih cerah di mana keselamatan dan kelancaran ekonomi bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas di depan mata.

Read Entire Article
Desa Alam | | | |