Dokter Internship Asal Kalteng M Zulfikar Drakel Meninggal Dunia, Jenazah Ditemukan di Penginapan

4 days ago 41

RADARSAMPIT.COM – Meninggalnya dokter muda peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI), dr. Muhammad Zulfikar Drakel, M.Res. (25), memicu duka mendalam di kalangan tenaga kesehatan sekaligus kembali menyoroti isu kesejahteraan, kesehatan mental, dan beban kerja dokter muda di Indonesia.

Zulfikar, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2018 asal Kalimantan Tengah, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah penginapan di Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, pada Selasa (21/7/2026) malam. Saat itu ia tengah menjalani program internship di RSUD Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Zulfikar masih dalam penyelidikan kepolisian. Jenazah telah dievakuasi ke RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro untuk dilakukan autopsi.

Kementerian Kesehatan melalui akun resmi media sosialnya menyampaikan belasungkawa dan penghargaan atas dedikasi almarhum selama menjalani pengabdian sebagai dokter.

“Selamat jalan, dr. Zulfikar. Pengabdian dan dedikasimu dalam melayani masyarakat akan selalu dikenang serta menjadi teladan bagi dunia kesehatan Indonesia,” tulis Kementerian Kesehatan.

Menurut informasi yang beredar di kalangan sejawat, Zulfikar merupakan dokter internship kelima yang meninggal dunia sepanjang tahun 2026. Kondisi tersebut memunculkan kembali diskusi mengenai perlindungan dan dukungan terhadap dokter muda yang sedang menjalani masa pengabdian.

Ditemukan Setelah Sulit Dihubungi

Peristiwa ini terungkap setelah salah seorang rekan Zulfikar mengaku tidak dapat menghubunginya selama beberapa hari. Rekan tersebut kemudian meminta pengelola penginapan untuk memeriksa kondisi almarhum.

Saat dilakukan pengecekan, pengelola mendapati Zulfikar sudah meninggal dunia di dalam kamar mandi. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Tim Satreskrim Polres Metro bersama Polda Lampung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Penyebab pasti kematian korban masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Kami masih terus menggali keterangan dari beberapa saksi di lokasi serta memeriksa rekaman CCTV penginapan,” ujar petugas kepolisian di lokasi kejadian.

FKUI Ingatkan Pentingnya Lingkungan Kerja yang Sehat

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Anna Rozaliyana, menyatakan kepergian Zulfikar merupakan kehilangan besar bagi dunia kesehatan.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tenaga kesehatan muda membutuhkan lingkungan kerja yang aman, sehat, manusiawi, serta dukungan yang memadai selama menjalani pendidikan dan pengabdian.

“Di balik tugas, tanggung jawab, dan tuntutan pelayanan, setiap dokter tetaplah manusia yang memiliki batas, membutuhkan dukungan, dan berhak berada dalam lingkungan kerja yang aman, sehat, serta bermartabat,” ujarnya.

Anna menegaskan pentingnya komunikasi terbuka, pendampingan yang nyata, pembagian beban kerja yang proporsional, serta budaya kerja yang saling mendukung di lingkungan pelayanan kesehatan.

Ia juga mengingatkan agar publik tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya almarhum dan menghormati proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Ketangguhan profesional tidak dibangun dengan mengabaikan kemanusiaan, melainkan dengan sistem yang mampu mendengar, melindungi, dan hadir ketika seseorang membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

Kepergian dr. Muhammad Zulfikar Drakel meninggalkan duka bagi keluarga, rekan sejawat, almamater, dan dunia kesehatan Indonesia. Di sisi lain, peristiwa ini menjadi momentum refleksi mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan masyarakat. (*)

Read Entire Article
Desa Alam | | | |