Radarsampit.com – Final Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel dua raksasa sepak bola dunia. Timnas Spanyol dijadwalkan menghadapi Argentina di Stadion MetLife, East Rutherford, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Selain menjadi perebutan trofi paling bergengsi di dunia, laga ini juga mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki sejarah panjang di pertandingan final.
Menariknya, jika melihat catatan statistik di partai puncak turnamen besar, Spanyol memiliki tingkat keberhasilan yang jauh lebih tinggi dibandingkan Argentina. La Furia Roja mampu memenangi lima dari enam final ajang mayor yang pernah mereka jalani atau setara dengan persentase kemenangan mencapai 83,3 persen.
Sementara itu, Argentina memang lebih sering tampil di final. Namun, tingkat keberhasilannya tidak setinggi calon lawannya tersebut.
Rekor Pertemuan Masih Berimbang
Menjelang final Piala Dunia 2026, catatan pertemuan kedua negara masih berjalan seimbang. Berdasarkan data historis, Spanyol dan Argentina sudah saling berhadapan sebanyak 14 kali di berbagai ajang internasional.
Hasilnya, masing-masing tim sama-sama mengoleksi enam kemenangan. Sementara dua pertandingan lainnya berakhir tanpa pemenang.
Di ajang Piala Dunia sendiri, duel terakhir kedua negara terjadi pada edisi 1966. Saat itu Argentina berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor tipis 2-1 pada fase penyisihan grup.
Meski demikian, hasil puluhan tahun lalu tentu tak lagi menjadi patokan mengingat komposisi pemain kedua tim telah berubah total.
Spanyol Datang dengan Mental Juara
Bek Spanyol Aymeric Laporte menegaskan timnya tetap percaya diri menghadapi Argentina yang tampil produktif sepanjang Piala Dunia 2026.
Hingga menembus partai final, Lionel Messi dan kolega telah mencetak 19 gol dari tujuh pertandingan, atau rata-rata hampir tiga gol setiap laga.
Meski begitu, Laporte menilai skuad asuhan Luis de la Fuente tidak merasa tertekan. Ia menyebut seluruh pemain memilih tetap fokus dan menjaga ketenangan menjelang pertandingan terbesar mereka.
Menurutnya, suasana ruang ganti Spanyol juga tetap terkendali setelah menyingkirkan Prancis di semifinal. Para pemain sengaja tidak larut dalam euforia karena target utama mereka adalah membawa pulang trofi juara dunia.
Persentase Kemenangan Spanyol Sangat Tinggi
Sepanjang sejarah, Spanyol sudah enam kali tampil pada final turnamen mayor, yakni lima kali di Piala Eropa dan satu kali di Piala Dunia.
Dari enam kesempatan tersebut, La Furia Roja hanya sekali gagal meraih gelar, yakni ketika takluk dari Prancis pada final Piala Eropa 1984.
Selebihnya, Spanyol selalu keluar sebagai juara, yakni pada Euro 1964, 2008, 2012, 2024, serta Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Catatan tersebut membuat persentase kemenangan Spanyol di partai final mencapai sekitar 83,3 persen, sebuah rekor yang menunjukkan konsistensi mereka saat tampil di laga penentuan.
Argentina Lebih Berpengalaman di Final
Di sisi lain, Argentina merupakan salah satu negara yang paling sering tampil di final turnamen besar.
Sebelum final Piala Dunia 2026, Albiceleste sudah memainkan 36 pertandingan final pada ajang mayor, terdiri dari enam final Piala Dunia dan 30 final Copa America.
Dari seluruh kesempatan itu, Argentina berhasil mengangkat trofi sebanyak 19 kali. Sisanya berakhir dengan kekalahan di laga puncak.
Di Piala Dunia, Argentina pernah menjadi juara pada edisi 1978, 1986, dan 2022. Sebaliknya, mereka gagal pada final 1930, 1990, dan 2014.
Sementara di Copa America, Argentina telah mengoleksi 16 gelar juara yang diraih dalam berbagai edisi, termasuk pada 2021 dan 2024.
Jika dihitung secara keseluruhan, tingkat keberhasilan Argentina di pertandingan final berada di angka sekitar 52,7 persen.
Halaman: 1 2


















































